Sidang Tesis

flow_sidang_tesisUjian akhir studi magister di program studi Magister Teknik Informatika dilakukan melalui Sidang Tesis, dimana laporan tesis yang telah disusun oleh mahasiswa wajib diujikan di depan komite sidang tesis. Komite sidang tesis (tim dosen penguji) ditetapkan oleh program studi dengan mempertimbangkan gelar akademik, kepangkatan dan bidang kompetensi dosen. Penetapan dosen penguji juga mengacu pada peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia No. 17 Tahun 2013 tentang Jabatan Fungsional Dosen dan Angka Kreditnya.

Komposisi Komite Sidang Tesis

  • Komite sidang tesis terdiri dari: 1 (satu) orang ketua penguji, 2 (dua) orang anggota dan 1 (satu) orang dosen pendamping.
  • Ketua komite seminar proposal tesis serendah-rendahnya bergelar doktor dengan pangkat serendah-rendahnya Lektor.
  • Anggota komite seminar proposal tesis serendah-rendahnya bergelar Master/Magister dengan pangkat serendah-rendahnya Asisten Ahli.
  • Dosen pendamping adalah dosen pembimbing utama atau pembantu.
  • Komite sidang tesis ditetapkan oleh pengelola program studi.

Penetapan Komite Sidang Tesis

  • Komite sidang tesis ditetapkan oleh program studi berdasarkan kriteria, jumlah mahasiswa yang terdaftar pada sidang tesis dan kesanggupan dosen penguji.
  • Program studi mengalokasikan ketersediaan dosen penguji bersamaan dengan penyusunan jadwal sidang tesis.
  • Pengelola program studi membuat surat tugas dan undangan kepada dosen penguji untuk melaksanakan tugas sebagai ketua/anggota komite sidang tesis.

 

Adapun mekanisme pelaksanaan sidang tesis di program studi Magister Teknik Informatika adalah sebagai berikut:

  • Persyaratan Sidang Tesis; Persyaratan yang ditetapkan kepada mahasiswa untuk dapat mengikuti sidang tesis adalah sebagai berikut
  1. Telah lulus semua mata kuliah yang ditawarkan, dengan dengan bukti Daftar Nilai Sementara dari Tata Usaha.
  2. Tidak memiliki tanggungan peminjaman buku di Perpustakaan, dengan bukti Surat Keterangan Bebas Perpustakaan dari UPT Perpustakaan.
  3. Telah mendapatkan persetujuan sidang tesis dari dosen pembimbing, dengan bukti Surat Persetujuan Tesis.
  4. Telah mengikuti seminar atau submit prosiding/ jurnal
  5. Telah memiliki nilai TOEFL (TOEFL Like) serendah-rendahnya 500.
  6. Mendaftarkan diri untuk sidang tesis di Tata Usaha.
  • Pendaftaran Sidang Tesis; Mahasiswa yang telah menyelesaikan penelitian tesis dapat melakukan pendaftaran sidang tesis dengan prosedur sebagai berikut:
  1. Mahasiswa mendaftarkan diri secara langsung di Tata Usaha dengan menyerahkan :
    • Surat Persetujuan Tesis.
    • Berita Acara Revisi Seminar Proposal Tesis.
    • Buku Bimbingan dan Konseling Tesis.
    • Surat Keterangan Bebas Perpustakaan.
    • Daftar Nilai Sementara.
    • Fotokopi Ijasah S1 dan sertifikat TOEFL (TOEFL Like).
    • Fotokopi Sertifikat Seminar
    • Manuskrip Tesis (sesuai format yang telah ditentukan) yang telah ditandatangani oleh dosen pembimbing sebanyak 4 (empat) eksemplar.
  2. Mahasiswa memperoleh Jadwal Sidang Tesis.
  • Pelaksanaan Sidang Tesis; Mekanisme pelaksanaan sidang tesis di program studi Magister Teknik Informatika dilaksanakan sebagaimana prosedur berikut:
  1. Mahasiswa siap di ruang sidang tesis paling lambat 30 (tiga puluh) menit sebelum sidang dimulai, sekaligus mempersiapkan perlengkapan sidang.
  2. Ketua komite sidang tesis membuka sidang dan memperkenalkan semua anggota komite sidang tesis, serta menyampaikan tatacara ujian, sistem penilaian dan kriteria kelulusan.
  3. Mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian selama 15-30 menit.
  4. Ketua komite sidang tesis membuka sesi tanya jawab, dapat berupa pertanyaan, kritik dan saran.
  5. Ketua komite sidang tesis mengadakan rapat kelulusan dan melengkapi berita acara sidang tesis.
  6. Ketua komite sidang tesis menutup sidang dengan menyampaikan hasil keputusan kelulusan disertai dengan kesimpulan dan catatan-catatan.
  7. Berita Acara Sidang Tesis diserahkan kepada bagian administrasi akademik.
  • Penilaian Sidang Tesis
  1. Komponen penilaian sidang tesis meliputi: pembimbingan, presentasi, dan hasil penelitian tesis.
  2. Nilai Pembimbingan (Bobot 20%) adalah angka (0 s.d 100) yang diberikan oleh Dosen Pembimbing Utama dan Dosen Pembimbing Pembantu. Aspek yang dinilai dalam komponen ini meliputi:
    • Kemandirian mahasiswa dalam merencanakan, melaksanakan, dan melaporkan penelitiannya.
    • Konsistensi format penulisan laporan tesis mahasiswa terhadap buku pedoman penulisan tesis yang telah ditetapkan.
    • Kemampuan mahasiswa dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan (EYD) di dalam penulisan laporan tesis.
  3. Nilai Presentasi (Bobot 40%) adalah angka (0 s.d. 100) yang diberikan oleh komite sidang tesis atas kemampuan mahasiswa dalam mempresentasikan hasil penelitian yang telah dilakukan.
  4. Nilai Hasil Penelitian (Bobot 40%) adalah angka (0 s.d. 100) yang diberikan oleh komite sidang tesis atas hasil penelitian yang telah dilakukan mahasiswa.
  5. Konversi Nilai Akhir Tesis :
    • 81 – 100 = A
    • 65 – 80 = B
    • 0 – 64 = GAGAL
  1. Keputusan kelulusan sidang tesis meliputi: Lulus Mutlak, Lulus Revisi, dan Gagal Sidang. Mahasiswa dinyatakan Lulus apabila memperoleh nilai konversi minimal B.
  2. Catatan-catatan revisi atas hasil sidang tesis dari komite sidang tesis dinyatakan dalam Lampiran Berita Acara Sidang Tesis.

Kelulusan akhir seorang mahasiswa di program studi Magister Teknik Informatika ditandai dengan kelulusan mahasiswa yang bersangkutan pada ujian sidang tesis. Jika mahasiswa telah dinyatakan lulus sidang tesis, maka mahasiswa tersebut secara akademik akan masuk dalam daftar kelulusan program magister setelah menyelesaikan persyaratan-persyaratan administrasi yang lain. Dengan demikian, sebelum mahasiswa mendapat persetujuan untuk sidang tesis, maka persyaratan-persyaratan akademik sebagaimana tercantum dalam buku panduan atau peraturan akademik harus terlebih dahulu terpenuhi agar setelah selesai atau lulus sidang tesis tidak terjadi permasalahan dalam beban akademik. Prosedur mahasiswa untuk mengikuti sidang tesis secara lengkap dideskripsikan sebagai berikut:

  1. Mahasiswa mengajukan permohonan sidang tesis ke bagian administrasi akademik dengan mengisi dan menyerahkan Form Pendaftaran Sidang Tesis dan manuskrip tesis ke bagian administrasi akademik.
  2. Bagian administrasi akademik membuat Daftar Peserta sidang tesis dan menyerahkan kepada program studi.
  3. Program studi menyusun Komite Sidang Tesis atas persetujuan dari Dekan.
  4. Bagian administrasi akademik membuat Jadwal Sidang Tesis, Berita Acara Sidang Tesis, dan Surat Undangan/Surat Tugas Komite Sidang.
  5. Bagian administrasi akademik menyerahkan Surat Tugas Komite Sidang Tesis dilampiri dengan Manuskrip Tesis.
  6. Komite sidang tesis menyelenggarakan sidang tesis, dengan panelis Ketua Komite Sidang, Anggora Komite Sidang, dan Dosen Pendamping, sedangkan mahasiswa bertindak sebagai penyaji hasil penelitian tesis.
  7. Setelah peyajian dan tanya jawab atau diskusi selesai, Komite Sidang Tesis melakukan Rapat Penilaian hasil sidang tesis dan hasilnya dituangkan dalam Berita Acara sidang tesis, termasuk catatan-catatan revisi atau perbaikan oleh Mahasiswa.
  8. Komite sidang melalui Ketua Komite mengumumkan hasil penilaian secara transparan kepada mahasiswa. Apabila mahasiswa dinyatakan GAGAL, maka wajib melakukan sidang tesis ulang setelah melakukan konsultasi dan bimbingan untuk perbaikan tesis. Sedangkan mahasiswa yang dinyatakan LULUS dapat melakukan konsultasi dan bimbingan untuk perbaikan tesis sebelum pencetakan dan penjilidan laporan tesis.
  9. Berita acara sidang tesis diserahkan kepada bagian administrasi akademik.
  10. Bagian administrasi akademik membuat Laporan Penyelenggaraan Sidang Tesis dan diserahkan ke Pimpinan Program Studi dan Fakultas.
  11. Pimpinan program studi, fakultas, dan administrasi akademik melakukan rapat yudisium kelulusan untuk menentukan mahasiswa yang berhak lulus dari program magister teknik informatika.